Suara kecil dari sebentuk hati

Saya berubah? Entah perubahan apa yang kamu lihat dari saya.

Mungkin saya bukan orang yang mudah berargumen,
Mungkin saya bukan orang yang mudah menyuarakan isi hati saya.

Mungkin benar, saya tertekan.
Saya gak berhak marah, saya gak berhak jengkel, saya gak berhak diam. Saya pun gak merasa nyaman seperti itu.
Saya merasa sudah benar2 tidak tau harus berbagi dengan siapa.

Saya ingin berbagi dengan kamu, berkeluh kesah. tapi terkadang saya merasa tidak didengar karna kamu sedang memikirkan hal lain, hal yang baik untuk masa depan kamu pastinya. Dan saya tidak ingin mengganggu itu.

Dulu, sepertinya masih banyak orang yang masih bisa mendengarkan saya, bertukar pikiran. Mungkin karna mereka (teman2 dan kamu) masih punya banyak waktu. Sekarang semua punya kesibukan masing2, saya benar2 gak punya teman untuk berbagi dan jujur saya gak akan pernah bisa terbuka dengan orang2 sekeliling saya di kantor.

Mungkin ini salah satu cara untuk saya berbagi, setidaknya kalau kamu baca ini, kamu mengerti sedikit maksud saya.

Waktu tau kamu mau pergi, terasa sedihnya bukan main. Apalagi tau kamu pergi untuk waktu yg sangat lama. Semua campur aduk rasanya.

Diam saya disini, karna saya sedang berfikir. Entah apa yang ada dipikiran saya sekarang. Ada hal yg kamu janjikan. Tp yg jelas ada sedikit rasa sedih yg muncul krn seolah2 pembicaraan ini hanya untuk menenangkan saya sesaat.

Saya gak tau isi hati kamu sebenarnya, semoga sesuai dengan apa yang kamu bicarakan.

Kita gak akan pernah tau kedepannya nanti, saya yakin dan percaya, gak ada kebetulan didunia ini. Semuanya sudah diatur. Kita dilahirkan dari rahim siapa, dengan siapa kita di didik, dengan siapa kita tumbuh, teman2 seperti apa yg ada disekeliling kita, siapa orang terdekat kita, siapa yg akan menjadi teman hidup kita, dan kelak akan menjadi seperti apa kita. Saya yakin semua sudah diatur.

Manusia hanya bisa berencana dan tetap Tuhan yang akan menentukan. Sekarang saya pasrah Tuhan, saya yakin Engkau akan memberikan yang sepadan dan terbaik untuk saya. Apapun itu cobaan yang Kau berikan terlebih dahulu, pasti Kau sesuaikan dengan kemampuan dan porsinya masing2. 😊


~Love God~

Lihat Hatiku, by Krispatih

Sejak pertama kali ku menyimpan rasa ini

Sesungguhnya ku tahu ku tak mungkin milikimu

Ku bukan yang sempurna dan bukan sosok idamanmu

Tapi jiwaku dan ragaku seluas cintaku

Biarkan aku yang membuktikan

Biarkan aku yang menunjukkan

Cintaku adalah perjuangan

Pertandingan hidup dan matiku

Ku tak akan henti melakukan

Sebelum semua kau sadari

Tak pernah salah ku mencintamu, memujamu

Asalkan kau lihat hatiku

Tapi jiwaku dan ragaku seluas cintaku

Biarkan aku yang membuktikan

Biarkan aku yang menunjukkan

Cintaku adalah perjuangan

Pertandingan hidup dan matiku

Ku tak akan henti melakukan

Sebelum semua kau sadari

Tak pernah salah ku mencintamu, memujamu

Asalkan kau lihat hatiku

Selalu terharu kalau mendengar lagu ini.

Posisi saya sekarang sedang duduk di depan laptop dan gatau mau nulis apa. Sambil mendengar lagu ini dan tiba-tiba air mata saya menetes. Pasti tau kan suasana hati saya sekarang?

Sekian

January 2013

Satu, Dua, Tiga, Empat …. Dan begitu seterusnya. Hari demi hari, bulan demi bulan, dan akhirnya sampai menginjak tahun.

Hubungan yang saya pikir berjalan dengan sangat amat baik. Mungkin awal mula hubungan ini berat bagi saya. Merasa ada orang yang ‘mengganggu’ hubungan ini, saya tidak ingin tinggal diam. Mungkin memang itu salah saya, saya ‘memulai’ disaat semuanya belum selesai.

Menyesali disaat semuanya sudah terlanjur berjalan juga terasa sia-sia.

Saya orang yang terlalu mudah percaya,

Saya orang yang terlalu mudah luluh,

Saya orang yang terlalu mudah memberi maaf,

Saya orang yang terlalu mudah manerima.

Tapi saya orang yang sulit u/ melupakan.

 

11 November 2011.

Awal mula hubungan ini. Entah apa yang Tuhan ingin tunjukkan pada saya. Harusnya saya tau sebelum memulai hubungan ini, apa yang dia lakukan. Seharusnya saya lebih waspada, Seharusnya saya bisa jauh lebih tegas.Sebelum memulai, saya sudah pernah disakiti satu kali, dan saya memilih untuk pergi. Saya pikir, tidak akan ada orang yang mau jatuh di lubang yang sama. Ternyata tidak bagi saya.

Saya mencoba untuk berbesar hati menerimanya kembali, dengan harapan dia tidak akan menyakiti saya u/ kedua kalinya.

Ternyata saya salah.

Hari pertama kami memulai, dia sudah berhasil bohong. Sampai akhirnya Tuhan menunjukkan kebenarannya, yang belum sepenuhnya benar.

Sakit. Sakit rasanya hati ini.

Tapi saya masih berfikir u/ lebih positif. Hari demi hari kebohongan pun terungkap, sedikit demi sedikit. Ternyata belum sepenuhnya. Masih banyak hal2 yang saya tidak tau.

Sampai memuncak, dan akhirnya kami mulai berdiskusi, dan dia berhasil meyakinkan saya (lagi) u/ percaya dengannya. Yak, dan 1 kelemahan yang ada di diri saya pun muncul. Saya percaya dan memaafkan.

 

Hari demi hari, bulan demi bulan, saya pikir cerita mereka sudah benar2 selesai. Ternyata dugaan saya pun salah (lagi). Saya dikejutkan oleh aduan seseorang tentang kelakuan nya.

Demi Tuhan, sakit rasanya.

Tapi sakit itu masih belum seberapa. Sampai akhirnya orang yang dari awal saya pikir ‘mengganggu’ hubungan saya menceritakan semua kejadiannya yang….*speechless* … yang benar2 tidak saya duga.

Mereka masih ‘main’ dibelakang saya kurang lebih 5bulan. Wow. Semudah itukah saya dibohongi?

Semudah itukah saya dibodohi?

Setelah lewat 1 tahun hubungan ini, dan hampir separuh perjalanan hubungan ini adalah palsu.

Sakit. Demi Tuhan sakit rasanya. Entah apa namanya, rasa ini lebih dari sakit.

 

Dulu kamu pernah bilang, ‘semua cewe itu sama aja ya.sifat buruknya sama aja. aku pikir kamu beda. ternyata ngga.’ jujur kata-kata itu sakit  rasanya. gak hanya di telinga saya, tapi di hati saya juga. but so sorry, i have to say the same word. saya rasa semua cowo sama aja di dunia ini. suka mengulang kesalahan yang sama, minta maaf, berjanji, dan mengulangi kesalahan yang sama. menurut saya untuk hal ini sudah benar-benar keterlaluan. 

 

Sulit bagi saya u/ melupakan hal2 yang sudah pernah menyakiti saya. Banyak tanda yang membuat saya ingat kembali hal2 itu. Terlalu banyak tanda. Saya juga tidak tau sampai kapan hal tersebut terjadi. Setiap ingat hal itu saya hanya bisa diam dan merenung. saya ingin marah, saya ingin memberi pelajaran ke kamu, tapi saya sudah terlanjur sayang dan menggantung harapan saya di kamu. tapi maaf, kepercayaan saya sudah hilang hampir lebih dari separuh. hal ini yang saya takutkan. saya takut rasa yang saya miliki sedikit demi sedikit terkikis karena kecewa. saya takut mulai merasa ‘bodo amat’ dengan apapun yang kamu lakukan. karena bila sampai hal itu terjadi maka berarti saya sudah benar-benar lelah, pasrah, dan tidak berharap lagi pada hubungan ini. 

 

Entah Tuhan ingin menunjukkan apa.

Saya sudah terlanjur terluka,

Saya sudah terlanjur kecewa,

Saya sudah terlanjur hancur.

Mungkin Tuhan sedang menguji kesabaran saya.

 

Saya tau Tuhan sayang. Begitu banyak Rezeki maupun cobaan yang sudah diberikan oleh-Nya.

Terimakasih Tuhan. Bantu saya melewati semua ini. Bantu saya belajar u/ lebih dewasa, tegas dan bijak dalam menghadapi cobaan ini. Bantu saya u/ mengembalikan kepercayaan ini. Bantu dia agar bisa meyakinkan saya, Tuhan. saya yakin Kamu tau apa yang terbaik untuk saya.

Optimisku mendadak jadi pesimis

hai kamu yang disana. saya kaget, saya sedih. gak seharusnya kamu berkata seperti itu. yaa memang benar, i’ve too much expectation from you. saya disini hanya belajar untuk memahami, mengerti apa yang kamu maksud, bagaimana sifat kamu, bagaimana saya harus berlaku. saya sangat amat hati2 dengan ucapan saya, krn saya gak ingin ada yg terluka, apalagi kamu orangnya. sekuat tenaga saya menjaga prilaku saya agar kamu tetap nyaman ada di dekat saya. tapi kalau hanya dengan salah paham seperti ini kamu bisa bicara seperti itu, jujur saya kaget, shock. kenapa harus saya yang terus belajar untuk memahami kamu? kenapa kamu gak coba untuk belajar memahami saya?

saya bukan seperti mereka, saya berbeda. gak ada satupun orang yang ingin disamakan dengan orang lain. tapi gimana cara halus biar kamu bs mengerti maksud saya? bahasa yang seperti apa yang harus saya utarakan? saya cuma gak pengen kamu salah mengerti, kl memang dgn saya bicara justru buat jadi berantakan, ya lebih baik saya diam. jangan salahkan saya kalau saya hanya bisa memendam. kamu sudah cukup lama mengenal saya, harusnya kamu tau saya paling gak bisa marah terhadap pasangan saya, kadang pelampiasan iitu muncul dr seberapa banyak tetes air yg keluar dr mata saya. haha cengeng yah. tapi itulah saya. dari dulu saya memang begitu. dari sebelum saya mengenal kamu.

saya takut. memang saya takut. saya takut kehilangan kamu. saya takut kehilangan kepercayaan dari kamu. saya takut kamu tidak merasa nyaman ada disisi saya. maaf saya memang bukan orang yang sempurna, saya gak se-sempurna yang kamu bayangkan. tapi saya disini tetap berusaha sebaik mungkin untuk jadi yang terbaik untuk kamu. karna saya ingin melihat masa depan bersama dengan kamu. 

hmm kata2 yang barusan cukup buat saya kaget. lumayan menyakitkan loh, tapi saya yakin kamu gak ada maksud untuk menyakiti saya, itu hanya luapan emosi sesaat kamu. tapi jujur, optimisku yang sekarang mulai memudar, saya tidak menyalahkan kamu, tapi mungkin memang benar, kita harus mengendurkan expektasi kita agar tidak terlalu sakit bila apa yang diinginkan dan dimpi2kan tidak tercapai.

kalau seandainya kamu tiba2 membaca tulisan ini, saya cuma mau bilang, saya mungkin tidak seberani orang lain membicarakan hal ini dengan pasangan saya secara langsung. tapi tidak ada sama sekali niat untuk menutup2i dari kamu, saya hanya tidak ingin kamu salah paham dengan ucapan saya. mungkin dengan membaca tulisan ini, kamu bs lebih mengerti apa yang saya maksud. maafkan saya, disini saya sedang belajar mengerti kamu, semoga kamu juga bisa belajar mengerti saya. saya cinta kamu, bukan hanya dengan kelebihanmu, tapi juga dengan segala kekuranganmu :’)

Thanks God

Rasanya seperti ingin menangis, tapi tertahan di tenggorokan. Hmm, nggak enak. ada yang mengganjal. Terlalu sensitif, itu kata yang bisa menggambarkan diri saya sekarang. Saya ingin begini, saya juga ingin begitu, tapi seperti gak punya cukup kekuatan untuk bicara. Terlalu banyak hal yang menjadi pikiran saya, banyak beban yang sedang saya rasa. Saya mau berbagi, sangat ingin berbagi. Tapi darimana saya harus mulai bicara? Bahkan hal apa yang sedang saya pikirkan aja masih abu-abu..

Yang saya tau sekarang dan yang harus saya syukuri sekarang yaitu adanya orang2 yang paling tersayang  yang ada di sisi saya, orang-orang yang masih sangat peduli terhadap hidup saya, yang dapat menguatkan saya apabila saya sedang tumbang. Alhamdulillah. Terimakasih ya Allah telah memberikan orang-orang spesial di hidup saya. I love you God! :)

Welcome April :)

Sudah lama saya gak nulis disini. Dan ternyata cukup membuat saya merasa kangen. Kangen untuk bercerita dan mengeluh disini.

Yak, welcome April. Bulan kelahiran saya. :) 21tahun saya sudah berada di dunia ini. Banyak harapan yang saya panjatkan di tahun ini. 

Banyak yang bilang, kalau kegagalan itu merupakan suatu keberhasilan yang tertunda. Dalam hal pekerjaan, saya mungkin pernah beberapa kali mengalami kegagalan, dan saya harap keberhasilan yang dibilang banyak orang itu cepat datang. Saya hanya ingin meringankan beban kedua orang tua saya, dan membahagiakan mereka. Terlalu banyak pengorbanan yang telah diberikan oleh kedua orang tua saya. Semoga saya bisa membalasnya, setidaknya sedikit meringankan beban mereka.

Saya juga bersyukur, bahwa di tahun ini saya sudah lulus dan mendapat gelar Sarjana Ekonomi. Alhamdulillah :) Semoga saya bisa cepat dapat pekerjaan agar bisa membuat orang tua saya bangga. Amin. Saya bersyukur karena saya juga punya teman-teman yang sayang dengan saya, yang selalu memberi support atas apapun yang saya kerjakan. Saya juga sangat bersyukur karena memiliki pacar yang setia (amin) dan ada disetiap senang dan sedih saya, selalu peduli terhadap hidup saya. Semoga kamu yang  terakhir, semoga semuanya berjalan dengan lancar ya, seperti yang kita harapkan. Amin :)

Tidak ingin berekspektasi terlalu tinggi, tapi saya akan berusaha sebaik mungkin, sekeras mungkin untuk mewujudkan mimpi saya itu. Saya yakin Allah akan tetap bersama saya, membantu mewujudkan mimpi-mimpi saya. Saya yakin Dia akan memberikan apa yang terbaik untuk saya, dan yang saya butuhkan bukan yang saya mau. :)

Welcome-ing April, Be nice to me :)

Kute, Bali.. :)

Kute, Bali.. :)

Harusnya Begini, tapi Kenapa Begitu?

Kenapa?

Kenapa harus ada pertanyaan kenapa?

Kenapa harus ini? Kenapa harus itu?

Semua pertanyaan pasti ada jawaban. Semua pernyataan pasti ada alasan. Semua perbuatan pasti ada sebabnya.

Kadang apa yang kita pikirkan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. saya punya mimpi. mimpi saya begini loh, tapi nyatanya memang itu semua hanyalah sekedar mimpi. Tanpa bermaksud untuk mengecewakan orang lain, ini semua hanya sekedar pengalaman.

Saat kamu mencoba untuk memulai sebuah hubungan dengan  seseorang, yakinkanlah dirimu sendiri. Tanya didalam hatimu yang paling dalam, dia kah yang kamu butuhkan? Dia kah yang kamu cari selama ini? 

Rasakan seberapa nyaman kamu dekat dengannya, Rasakan seberapa besar perasaanmu kepadanya. Akan kah dia menyakitimu, kelak? Bisakah dia membehagiakanmu kelak?

Saat kamu merasa yakin bahwa dialah orang yang tepat untuk kamu, jaga dia, sayangi dia seperti menyayangi dirimu sendiri, cintai dia, jangan pernah lepaskan dia, jangan pernah sakiti hatinya. Yakinkan dia, bahwa kamulah yang akan membahagiakannya. 

Kadang orang yang baik, mungkin bukan orang yang tepat untukmu. Kadang orang baik itu, orang yang kamu harapkan dan impikan selama ini hanya bisa jadi kenangan dan pelajaran terindah untuk kamu. Di dunia ini, kita saling membutuhkan dan melengkapi. Mungkin orang baik itu bukan yang terbaik untuk kamu. Semua ada alasannya. Mungkin kamu masih diuji, apa kamu pantas mendapingi orang baik itu, atau memang taraf kamu ya cuma segini ini.

kalo kata D’Massive, ‘syukuri apa yang ada, hidup adalah anugrah’. saya percaya ada hikmah dibalik apa yang saya dapatkan saat ini, apa yang saya alami, saat ini. Saya sangat bersyukur karna dikelilingi orang-orang yang menyayagi saya. and i’ll keep them, always. 

Happy Birthday to You :)

Happy Birthday to You, Alif Bajara :*

29th November 2011

Happy birthday My Dear, My Love, My Spirit, My EVERYTHING..

Selamat ulang tahun sayangku, dengan bertambahnya umur kamu, semoga kamu bisa semakin bertambah dewasa dalam menghadapi hidup. Semoga pemikiran-pemikiran genius yang ada di diri kamu semakin matang. Semoga kamu bisa membanggakan orang tuamu dengan segala keterbatasan yang kamu miliki juga segala kelebihan yang kamu punya. Semoga kelebihan yang kamu punya dapat bermanfaat untukmu juga orang-orang yang ada di sekelilingmu. Selalu aku doakan yang terbaik untukmu di setiap sholatku, sayang. :)

Terimakasih banyak karna sudah ada di setiap aku butuh kamu. Terimakasih karna sudah rela berkorban untuk kebahagiaanku. Terimakasih karna sudah mengajarkanku banyak hal. Kamu adalah semangatku. Semoga kamu yang terakhir. I Love You More, Alif Bajara. :*

Song Written by Alif Bajara: Hanya Kau

Hari ini, Ku bahagia

Berbagi canda tawa nikmati indah dunia

Kuberharap tuk dapat temui

Sesosok bidadari dibalik pelangi

Ku bernyanyi sambut indahnya hari

Bersama sinar mentari hangatkan hari ini

Ku berjanji tuk setia menemani

Hari-hari mu, Sisa hidupmu

Reff:

Hanya kau, yang bisa membuatku bahagia

Bersyukur atas segala yang ada

Dan ingin ku katakan

Hanya kau, yang membuat hidupku berarti

Yang membuat hidupku bermakna

Hanya kaulah seorang yang kucinta

Dan bila nanti, kita akan bersama

Lewati hidup ini bagai cerita cinta